Kamis, 06 Februari 2014


Kecamatan kedungbanteng merupakan daerah yang asal mulanya dekat dengan kadipaten pasirluhur. Sehingga tidak heran jika banyak petilasan di wilayah kecamatan kedungbanteng. Selain situs Baturagung yang mempesona dengan misteri sejarahnya ternyata ada juga petilasan yang cukup unik di kedungbanteng, yaitu watu sinom yang tepatnya berada di Desa keniten.
Watu sinom terletak di area persawahan yang berbatasan dengan rumah warga, terletak di kebunan lokasinya sekitar di belakang SMP Negeri 2 Kedungbanteng. Merupakan berupa Batu yang sangat besar, kalau di ukur mungkin seperti  satu bangunan rumah. Masyarakat sekitar menyebutnya watu sinom watu : batu dan simon ada yang menyebutnya berasal dari kata enom atau muda. Nama sinom tidak terlepas dari cerita babad kamandaka yang sangat popular di Indonesia.
SEJARAH WATU SINOM
menurut cerita, watu sinom adalah tempat bertemunya Raden Kamandaka dengan adiknya Raden Banyak ngampar yang telah bertahun-tahun diutus untuk mencarinya. Di batu sebesar rumah itulah mereka saling menantang untuk bertarung, karena mereka yang telah lama berpisah tidak saling mengenal. Kamandaka yang naik ke puncak batu tidak dapat disusul adiknya yang tidak dapat memanjat batu tersebut. Setelah saling tahu bahwa mereka adalah saudara, Kamandaka turun dan memeluk adiknya. Untuk mengenang peristiwa itulah nama desa di tempat itu diberi nama "Keniten" artinya pengingat.
Desa keniten sendiri terbagi menjadi 2 Kadus,yaitu  Keniten dan Peluang. Desa Keniten berbatasan dengan beberapa desa lainnya di kecamatan Kedung Banteng, yaitu: 1. Desa Kalikesur di sebelah utara. 2. Desa Karang Nangka, dan Beji di sebelah timur. 3. Desa Kedung Banteng di sebelah selatan. 4. Desa Dawuhan Wetan di sebelah barat.watu sinom keniten banyumas
SARANA TRANSPORTASI
Untuk menuju lokasi wisata banyumas watu sinom sangat mudah dapat dijangkau dengan sepeda motor dan mobil. Dari arah karanglewas menuju ke utara sekitar 6 KM. atau 1 kilometer dari pasar sinom kedungbanteng. Tidak dapat langsung ke lokasi anda harus berjalan sekitar 500 meter ke kebun tempat watu sinom berada. untuk infrastruktur jalan raya kedungbanteng - keniten suda sangat baik dengan kualitas aspal hotmix yang menjadikan jalan masih mulus dan lancar.
Situs watu sinom di jaman dulu sangat terkenal, apalagi bagi para remaja di era 80, tempat ini seolah menjadi magnet tersendiri bagi kawula muda untuk saling mengenal, belajar dan refreshing. Namun dewasa ini banyak sekali pemuda yang tahu tentang keberadaan lokasi situs watu sinom. Karena memang tidak terawat dan dikelola dengan baik sehingga hanya orang-orang tertentu atau minat khusus yang mau berkunjung ke situs watu sinom.
watu sinom keniten banyumas
KONDISI SITUS
Keadaan sekarang konon tidak setinggi pada jaman dulu, mungkin karena semakin tertekan masuk ke bumi sehingga Nampak tidak begitu besar dan tinggi. Namun bagi yang pertama kali ke watu sinom pasti akan terkagum-kagum dengan indahnya ciptaan Tuhan. Batu ini juga bisa dinaiki dan bisa menjadi tempat bersantai melepas penat setelah bekerja seharian. Memandang hijaunya sawah dan gagahnya gunung slamet menjadi kepuasan tersendiri di atas batu sinom. Kalau main ke kedungbanteng sempatkan ya main ke situs watu sinom. Setidaknya sambil mengenal sejarah di wilayah #banyumasku.

0 komentar:

Posting Komentar